<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>fiction &#8211; Little House of Rena</title>
	<atom:link href="https://www.littlehouseofrena.com/tag/fiction/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.littlehouseofrena.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Jul 2018 05:28:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.littlehouseofrena.com/blog/wp-content/uploads/2022/11/faviconRENA.ico</url>
	<title>fiction &#8211; Little House of Rena</title>
	<link>https://www.littlehouseofrena.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lokakarya Mendongeng bersama Nusantara Bertutur</title>
		<link>https://www.littlehouseofrena.com/lokakarya-mendongeng-bersama-nusantara-bertutur/</link>
					<comments>https://www.littlehouseofrena.com/lokakarya-mendongeng-bersama-nusantara-bertutur/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[rena]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2015 01:41:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Journal]]></category>
		<category><![CDATA[anipchan]]></category>
		<category><![CDATA[child story]]></category>
		<category><![CDATA[dongeng]]></category>
		<category><![CDATA[fiction]]></category>
		<category><![CDATA[lokakarya]]></category>
		<category><![CDATA[mendongeng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.littlehouseofrena.com/blog/?p=4261</guid>

					<description><![CDATA[Rabu (21/10/15) lalu, saya mengikuti Lokakarya Mendongeng untuk Pembentukan Karakter yang diselenggarakan di Auditorium Museum Geologi, Bandung. Lokakarya Mendongeng ini merupakan salah satu program rutin Nusantara Bertutur. Sebuah gerakan mendongeng yang digagas  oleh alumni ITB-81 pada 1 Juli 2013, bertepatan dengan Hari Anak Nasional. Berangkat dari keinginan untuk menciptakan ruang dongeng yang tak hanya “aman” untuk anak tapi juga kental nuansa Indonesia, Nusantara Bertutur menyebarkan visinya melalui lokakarya gratis untuk&#8230;]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.littlehouseofrena.com/lokakarya-mendongeng-bersama-nusantara-bertutur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diam bukan berarti benci</title>
		<link>https://www.littlehouseofrena.com/diam-bukan-berarti-benci/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[rena]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Dec 2012 04:14:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Story & Poem]]></category>
		<category><![CDATA[fiction]]></category>
		<category><![CDATA[Rlwc]]></category>
		<category><![CDATA[Story]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.littlehouseofrena.com/library/?p=2218</guid>

					<description><![CDATA[RLWC (15/10/2011) tema: membuat fiksi dari tokoh nyata Kulitnya gelap, langkahnya tegap seolah menyokong tinggi badannya yang mendekati 180-an sentimeter. Dengan usia nyaris menginjak 30, dia tampak 10 tahun lebih muda. Hari-hari baginya berlalu dalam lautan sketsa. Siapa pun yang menarik matanya pastilah ia salin dalam sketsa. Jangankan satu, lusinan sketsa Yuki Isoya sang wanita idola dari Do As Infinity sudah marak menghias kamar kost yang hanya sepetak itu. Tuan&#8230;]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aku Takut&#8230;</title>
		<link>https://www.littlehouseofrena.com/aku-takut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[rena]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Nov 2012 13:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Story & Poem]]></category>
		<category><![CDATA[fiction]]></category>
		<category><![CDATA[flash fiction]]></category>
		<category><![CDATA[Rlwc]]></category>
		<category><![CDATA[Story]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.littlehouseofrena.com/library/?p=2169</guid>

					<description><![CDATA[RLWC (24/10/12) tema: mengolah setting dari teman (bagasi corona &#8217;70 dengan aroma makanan sisa) BRAG! Getarannya sampai terasa dalam perutku. Pintu itu di tutup lagi. Lagi-lagi tinggal bau pizza keju sisa kemarin temanku hari ini. Bahkan lelaki itu menolak untuk sekadar memaki padaku. Tidak seperti biasanya. Sedari pagi ia sibuk mondar-mandir di kota. Tidak tahu bicara dengan siapa saja. Tidak tahu apa lagi yang akan dilakukannya. Tidak mau tahu. Aku&#8230;]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Musuh yang Paling Dibenci</title>
		<link>https://www.littlehouseofrena.com/musuh-yang-paling-dibenci/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[rena]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Nov 2012 10:01:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Story & Poem]]></category>
		<category><![CDATA[fiction]]></category>
		<category><![CDATA[Rlwc]]></category>
		<category><![CDATA[Story]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.littlehouseofrena.com/library/?p=2158</guid>

					<description><![CDATA[RLWC (08 /09/12) tema: musuh yang paling dibenci Arwen membalik lembar buku di depannya. Satu demi satu halaman membalur cuka di atas luka yang masih menganga. Foto-foto di situ sudah berusia lebih sebelas tahun tapi kenangan tentang Lody masih jelas di mata Arwen. &#8220;Kamu cantik deh, beli dimana itu baju?&#8221; bisik Lody suatu petang. Pertanyaan-pertanyaan semacam itu bagai gerimis di musim hujan, selalu mengarah pada percakapan panjang tanpa akhir. Arwen&#8230;]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengejar Merk di Balik Gaun</title>
		<link>https://www.littlehouseofrena.com/mengejar-merk-di-balik-gaun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[rena]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Sep 2012 10:11:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Story & Poem]]></category>
		<category><![CDATA[fiction]]></category>
		<category><![CDATA[merk]]></category>
		<category><![CDATA[Rlwc]]></category>
		<category><![CDATA[Story]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.littlehouseofrena.com/library/?p=2083</guid>

					<description><![CDATA[RLWC (01/09/12) tema: merk Roman membalik coretan peta yang digores Fial sepupunya. Di hadapnya berjejer warna-warna pelangi bertumpukan pola monokrom, tersusun indah. Menyusuri Shibuya seakan berjalan di dunia Alice in Wonderland. Asing&#8230;namun penuh aura magis yang membuatnya tak bisa berpaling. Sudah lama sekali ia ingin kesini. Selain Harajuku, Shibuya bisa jadi surga baginya. Semenjak ia kenal Mari Hiki, ia bagai tersihir aura fanatasi Shibuya. Kini ia ada disana. Sepucuk surat&#8230;]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Merah, putih, dan Dia</title>
		<link>https://www.littlehouseofrena.com/merah-putih-dan-dia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[rena]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jul 2012 04:13:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Journal]]></category>
		<category><![CDATA[fiction]]></category>
		<category><![CDATA[flash fiction]]></category>
		<category><![CDATA[Rlwc]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.littlehouseofrena.com/library/?p=1915</guid>

					<description><![CDATA[(RLWC 14/07/12)
tema: parodi dari kesialan yang ketika diingat kembali terasa lucu

T-shirt merah, vest putih dan denim skirt. 3 item yang akhirnya terpilih membalut tubuh delapan belasanku. Tahun maksudnya. Masih berkutat dengan dosen, geng cewek dan sejuta atribut kuliah lain. Termasuk atribut hati.]]></description>
		
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
