Skip to content

Tips Perpanjang SIM lewat SIM Keliling

Apa coba yang kalau telat bikin deg-degan setengah mati? Datang bulan..? Ih kalo itu mah senang banget XD. Telat yang ini lain lagi nih. Mentang-mentang perpanjang SIM cukup lima tahun sekali, akhirnya lupa terus kelewat deh. Tetiba udah telat dua bulan aja, oh no! Mudah-mudahan masih bisa diperpanjang..

Setelah browsing sana tanya sini, ternyata SIM kadaluarsa seperti punya saya masih bisa diperpanjang dengan syarat maksimal 3 bulan dari habis masa berlaku. Lewat dari itu, mau ngga mau harus buat SIM baru. Ffiuh masih ada waktu!

SIM & Kartu AKDP
Sekarang tiap buat SIM dapat Asuransi Kecelakaan dengan nilai pertanggungan 4Jt.

Selanjutnya menentukan tempat perpanjang SIM. Nah berhubung lagi gencar info SIM Keliling di radio -iyaa saya dengernya radio :p- saya memutuskan untuk memanfaatkan fasilitas mobil SIM Keliling dengan harapan bisa lebih cepat plus dekat dari rumah. Setelah lihat jadwal mangkalnya di simkeliling.info, saya langsung meluncur ke Carrefour Kiara Condong. Ternyata.. meskipun sudah berangkat jam 8 pagi, urusan panjang-perpanjang ini tetap menyita waktu. Sekitar jam 14.30 saya baru mendapat SIM baru dengan masa berlaku 5 tahun, plus kartu asuransi kecelakaan diri dan pengemudi (AKDP).

Lama juga ya.. Tapi saya masih beruntung karena banyak yang kehabisan form dan terpaksa hunting SIM Keliling lagi besoknya. Terus gimana dong biar acara perpanjang SIM di mobil SIM Keliling lancar jaya aman sentosa? Ini dia tipsnya:

Persiapan:

  • SIM Keliling buka pkl. 09.00-15.00. Tapi hanya sekitar 100 form yang disediakan tiap hari, karena itu usahakan datang paling telat pkl. 10.00 supaya kebagian. Semakin pagi semakin baik.
  • Pastikan KTP sudah terdaftar secara online (e-KTP)
  • KTP dan photocopy KTP
  • SIM dan photocopy SIM
  • Siapkan surat tanda sehat dari dokter/puskesmas supaya tidak perlu ikut antri periksa kesehatan. Kalau tidak ada, no worries karena ada fasilitas pemeriksaan kesehatan di lokasi (biasanya cek tekanan darah & buta warna)
  • Siapkan biaya perpanjangan SIM, yaitu: Rp. 165.000,- untuk SIM C & Rp. 170.000,- untuk SIM A (sudah termasuk biaya tes kesehatan Rp. 40.000 dan asuransi Rp. 50.000)
  • Bawa ballpoint hitam supaya tidak perlu antri/pinjam waktu mengisi form
  • Pakai pakaian rapi. Iya dong, kan mau buat foto SIM. Lima tahun lhoo *kedip. Rapi ngga harus formal, yang penting oke di foto
  • Cek jadwal SIM Keliling di simkeliling.info / suarabandung.com / infobdg.com

Langkah-langkah:

  • Minta form perpanjangan SIM di meja pendaftaran. Serahkan dokumen yang dibawa dari rumah (SIM, KTP & Photocopy-nya, Surat sehat)
  • Membayar biaya perpanjangan sesuai tipe SIM
  • Isi form dengan ballpoint hitam, biasanya form sudah diberi nomor di meja pendaftaran tadi
  • Taruh form yang sudah diisi di meja pemeriksaan kesehatan
  • Tunggu dipanggil untuk periksa kesehatan. Lewati langkah ini kalau sudah menyertakan Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani bersama form tadi
  • Setelah periksa kesehatan, tunggu dipanggil ke mobil SIM untuk foto
  • Di mobil SIM disediakan cermin dan sisir untuk yang mau touch-up atau rapi-rapi setitik. Selesai foto, masih ada acara rekam sidik jari. Setelah itu tunggu SIM selesai cetak
  • SIM selesai dan bisa diambil

Ih segitu doang? Iyaa segitu aja, gampang kan. Jadi ngga ada alasan malas perpanjang SIM lagi deh *lirik papadino :p.

*featured image source: ntmcpolri.info

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *