Skip to content

My First (Real) Halloween Party

mrs. magical

Halloween emang udah lewat, tapi kayanya ngga rela kalo dilupain gitu aja :p. Apalagi ini pesta kostum Halloween pertama saya *yaii!* Iya~, meskipun saban Halloween kita ngumpul bareng temen atau sodara, baru kali ini saya bener-bener pesta lengkap sama barbeque, kostum & turntable segala! Aseli, super menyenangkan!

Beda sama Halloween-Halloween sebelumnya yang biasa kita lewatin sambil nonton film horror, share cerita spooky atau sekedar rumpi ceria…Halloween Rabu 31 Oktober 2012 kemarin kita lewati tanpa horror movie dan teman-temannya. Justru horror-nya kita bawa langsung ke dunia nyata hehe. Acaranya berlangsung di samping Hotel Ponti Setiabudhi Bandung, persis depan kampus UPI. Seminggu sebelum acara, kita udah pada sibuk nyiapin kostum spesial. Berhubung saya ngga pernah pake kostum horror, saya sempet kelimpungan browsing kostum yang kira-kira cocok buat gadis berjilbab macam saya. Sedangkan Anipchan dari awal udah pesen minta disiapin kostum zombie. Bahkan dia sempet ngerancang kostumnya sendiri, lengkap sama aksesori! Nah kalo Papadino lain lagi. Agak males katanya dandan serem-serem. Sempet berencana pake kostum Dino atau Giant, ide itu langsung ditepis mentah-mentah sama tim Urban Jedi, teman pesta kita tahun ini. Katanya kalo ngga pake kostum serem ngga boleh masuk venue hahaha. Akhirnya Papadino juga ikut kelimpungan nyari kostum yang serem tapi ngga perlu pake dandan.

Dua hari sebelum acara, anipchan berubah haluan dari zombie ke makhluk mitos lainnya, Drakula. Alasannya, zombie terlalu serem :p. Jadilah sehari sebelum acara saya sibuk nyari bahan buat bikin jubah dan aksesori Drakula lain. Beres hunting saya bagi bahan jadi dua, untuk jubah & untuk ikat pinggangnya. Karena anipchan pengen jadi Drakula, saya milih desain jubah berkerah tinggi dengan kait dari rantai. Tutorial Jubah bisa dilihat di sini.

Oke~, Anipchan jadi pake kostum Drakula. Terus saya? Hoo..diam-diam dua hari sebelum acara saya udah booking kostum dari costume vault-nya the God of Toy, Aldo. Saya cuma tinggal melengkapi kostum dengan aksesori yang saya punya. Bookbook Macbooknya Papadino, Ular-ularan karetnya anipchan dan Felt Pumpkin-Bag made in rena :). Saya sama Anipchan udah, Papadino? Hmm..akhirnya Papadino bertransformasi jadi salah satu makhluk di bawah, yang mana yooo ;))

Mrs. Anita, make-up artist kita :)

Joker & Suster Salju

Mr & Mrs. Addams

Hulk as The Butcher & PSY

girls of the dark

boys & their toys

mini-blood-sucker team

he who must not be named

lhor-halloween party

Halloween Party Urban Jedi mulai jam 9 malam. Dari pintu depan, aura Halloween udah kental terasa. Ditandai dengan sesosok tengkorak berayun sunyi di bawah pohon, disusul sisa-sisa “The Butcher” di sudut halaman tempat barbeque. Dari kejauhan sayup musik sudah terdengar, kemudian lenyap tertutup suara candaan kita semua. Menjelang malam, baru kita mulai acara barbeque, kemudian beralih ke ruang dalam. Di mana DJ Fey asyik menjamu semua dengan beat yang membuat rontok dinginnya malam! *ciee* Hari itu saya dan Papadino makin setuju bahwa kita punya keluarga baru. Waktu-waktu yang kita lewati bersama Urban Jedi memang sangat menyenangkan. Ah, pokonya satu kata: “Seruuuu!” Eh dua deng: “Pengen lagi!!”

lhor-halloween party

lhor-halloween party

lhor-halloween party

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *