Hari Kamis (20/12/12) lalu, saya dan anipchan diajak wisata bareng geng arisan neneknya anipchan. Seru deh!  Tapi sebenernya yang bikin tambah “Waaw” itu karena saya baru tahu ada tempat wisata alam oke di seputaran Baleendah, Bandung. Memang saya jaraaang banget ngubek wilayah ini, maklum agak jauh dari rumah hehe…

Anyway, kawasan wisata satu ini namanya Kampung Batu Malakasari. Lokasinya di Jalan Raya Banjaran (Rencong) Desa Malakasari, Kecamatan Baleendah. Sekitar 6 km dari pintu tol Buah Batu atau 7 km kalo lewat tol Mochamad Toha. Untuk mencapai tempat ini dari jalan raya Baleendah, kita harus lewat pemukiman penduduk dulu. Jadi memang agak tersembunyi.

Tapi…begitu masuk pintu gerbang Kampung Batu, rasanya beneran kayak bukan di Bandung deh! Di pintu gerbang kita udah langsung disambut gunungan batu nan elok, dengan satu-dua kandang rusa totol di kiri kanan jalan. Menurut pegawainya, dulu tempat wisata ini adalah bekas lokasi penambangan batu yang terbengkalai. Lalu penambangan itu di beli oleh Ir. H. Waryo, peternak ayam yang tinggal di Pangalengan. Setelah itu, penambangan tersebut direklamasi dengan melibatkan seorang ahli Geofisika bernama Ir. Bambang Sutedja. Kampung Batu pun diubah jadi kawasan wisata alam yang kental nuansa edukasi.

Secara geologi, kawasan seluas 50.000 meter persegi ini merupakan gunung lipatan yang menyimpan bongkah batuan Metamorfik di dalamnya. Reklamasi yang dilakukan mengubah bekas galian tambang menjadi formasi geologi dengan danau yang unik. Ditambah rumah adat Sunda di sisi kiri, pantas rasanya kalau kawasan ini dinamai Kawasan Rumah Adat dan Budaya Sunda Kampung Batu Malakasari (KBM).

Dari tempat parkir ke kawasan wisata kita diajak menikmati jejeran bukit batu putih nan anggun. Lepas dari bukit batu, baru nampak barisan sasaungan di kanan jalan dan danau di sisi kiri. Asli, cantik! Turun dari mobil, saya dan rombongan langsung menyerbu sasaungan demi mengisi perut yang kelaparan sedari tadi. Ayam bakar madu, pepes ikan peda plus dawegan dijamin pas deh buat suasana alam sejuk Kampung Batu :)

Baru nyemil ikan secuil, anipchan udah merengek minta jalan-jalan ke ujung area makan. Ada apa coba? Olala, begitu saya samperin…ternyata tepat di belakang area makan ada sebuah waterpark yang cukup besar! Namanya Tekno Waterpark. Seperti waterpark lain, di sini juga ada air tumpah, waterboom, kolam air hangat dan kayanya masih akan dibangun kolam arus dan beberapa kolam lain di sisinya.

foto yang ini diambil dari blog Kampung Batu

Pantesan aja anipchan ngga sabar pengen berenang, airnya menggoda banget hehe. Sayang kamar mandinya belum selesai, jadi antara laki-laki dan perempuan masih bergabung. Air mandinya juga agak kuning, mungkin karena dekat area sawah. Tapi overall saya sih seneng banget main ke sini. Selesai berenang, kita udah ditungguin geng ibu-ibu yang mau berangkat lagi ke Bandung. Rencana naik perahu di danau pun gagal karena waktunya mepet, plus tukang perahunya udah pulang haha. Katanya kalo mau naik perahu harus sebelum jam tiga. Okede~

Tapi ya dasar anipchan, begitu tahu mau pulang dia malah buru-buru ke kios camilan…ngeborong pula! Masih betah kayanya, saya aja masih betah kok :p. Sambil nemenin anipchan belanja, saya sempetin ngintip-ngintip seputaran Kampung Batu, sambil tanya-tanya sedikit sama Mas-Mas yang jaga. Katanya di Kampung Batu sering ada kunjungan dari anak sekolah. Nanti di sini mereka di ajak nanem sayur, merah susu sapi,  mandiin kerbau, nangkep ikan, naik perahu di danau, outbound, dan masih banyak lagi. Jadi pingin ngajak anipchan kesini lagi kapan-kapan. Tapi khusus eduvisit aja :). Ikut yu~

foto ini juga dari blog Kampung Batu

Di sini juga bisa ngadain acara keluarga atau pertemuan, bisa pake nginep juga. Balai pertemuan dan villa-nya berbentuk papanggungan khas rumah adat Sunda. Kayanya sih enak ya nginep di situ..Gatau juga sih, belom pernah :p Jalan-jalan ke sini ngga mahal kok. HTM-nya Rp.10.000 per orang dewasa dan Rp.5000 per anak. Kalo mau mancing manual (ngga pake alat pancing) dikenai Rp.15.000 per orang, sedangkan nangkep kelinci kena Rp.25.000 kalo dibawa pulang. Naik perahu dan delman Rp.5.000 per orang. Terus buat kegiatan outbound sama bajak-bajak sawah dan sejenisnya bervariasi dari Rp.10.000-Rp.25.000 per orang. Cuma kalo mau bajak sawah minimal pesertanya harus ada 10 orang. Susah kali ya bajak sendiri hihi.

Lengkapnya kegiatan wisata yang bisa dilakukan di Kampung Batu:

  • Outbound (Flying Fox & Mini Flying Fox – High Rope – Wall Climbing – Rumah Pohon – Kukuyaan)
  • Agro Wisata (Menanam sayuran, Membajak sawah/Ngawuluku, Memerah susu sapi, Memandikan Kerbau, Bermain dengan rusa totol, Menangkap kelinci dan ikan, dsb)
  • Naik perahu di danau & Naik delman keliling tempat wisata
  • Berenang di Tekno Waterpark
  • Jelajah gunung batu

Banyak juga ya? Biar tambah kabita, saya tambahin foto-foto waktu main ke sana ah ;)

Kampung Batu Malakasari

Jln. Raya Banjaran (Rencong), Desa Malakasari, Kecamatan Baleendah
Kabupaten Bandung, Jawa Barat
Indonesia
Phone: 02272591042
Fax : 0225941234
e_mail : kampungbatu@gmail.com
blog: http://kampung-batu.blogspot.com/